Selasa, 06 November 2012

Hak Kekayaan Intelektual

HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL


A.       Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi yang awalnya berasal dari berbagai negara-negara di Eropa dan Amerika telah menjalar hingga ke pelosok negeri seribu pulau ini. Progress yang signifikan terlihat di abad XX saat ini. Perkembangan tersebut memberikan dampak luar biasa bagi kemajuan dunia bahkan Indonesia.
Namun atas perkembangan dan kemajuan yang ada tidak hanya memberikan dampak positif. Dampak negatif juga terlihat jelas dalam berbagai bidang salah satunya di bidang hukum. Karena selain pengaruh baik untuk masa depan dunia. Perkembangan teknologi juga melahirkan berbagai masalah dan kasus baru yang belum pernah ditangani sebelumnya. Berdasarkan asas legalitas apabila belum diatur dalam Undang-Undang atau regulasi yang tertulis dalam lembaran negara tidak dapat dikenakan sanksi.
Dengan adanya teknologi melahirkan berbagai penemuan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Hasil intelektual manusia melahirkan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif. Dimana atas hal tersebut diperlukan suatu regulasi untuk melindungi penemuan tersebut dan hak dari penemunya sendiri. Untuk itu diperlukan suatu aturan tertulis untuk menangani masalah-masalah dan kasus yang ada. Negara yang pertama kali melahirkan regulasinya adalah Amerika Serikat. Regulasi tersebut mengatur tentang hak paten yang berkaitan erat untuk penemuan di bidang perindusttrian.
Hingga saat ini telah ditemukan banyak penemuan dalam bidang teknologi. Berbanding lurus dengan itu banyak juga lahir masalah dan kasus seiring dengan perkembangan teknologi tersebut. Salah satunya adalah sebuah jejaring sosial yaitu Facebook (FB) yang menjangkiti masyarakat pada umumnya diseluruh penjuru dunia. Sukses luar biasa dilakukan setelah diluncurkannya jejaring sosial ini. FB begitulah para pemuda di Indonesia menyebutnya.
Dibaliknya pretasinya ini, FB pun harus menemui kerikil dan batu-batu yang menghalangi jalan suksesnya. FB pada hari Senin tanggal 12 Okober 2009 dilaporkan ke pengadilan karena dianggap melanggar paten. FB digugat oleh Tele-Publishing Inc, perusahaan asal Boston, Amerika Serikat. Mekiki Co Ltd sebuah penyelenggara situs jejaring sosial Samurai Social Network dari Jepang juga menggugat FB, Menurutnya FB melanggar tiga patennya tentang sistem pendaftaran hubungan antar manusia. Dimana paten yang dimiliki Mekiki kurang lebih mendeskripsikan bagaimana seseorang bisa mengajukan konfirmasi hubungan mereka dengan orang lain lewat sistem.
Untuk hal-hal tersebut perlu dilakukan pengkajian ulang dan pendalam kasus. Meski kasus tersebut sudah berlalu kurang lebih 1 (satu) ½ (setengah) tahun. Tetapi untuk tujuan pendidikan tentu masih perlu dilakukan suatu yang saya sebut finding problem solving. Untuk tujuan akademik maka disusun makalah ini dengan memakai berbagai referensi dan teori yang ada.
B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan tentu dapat terlihat banyak hal yang peru dibenahi. Maka dapat ditentukan hal-hal yang akan menjadi rumusan masalah yaitu :
  1. Bagaimana proses terjadinya serta faktor yang menyebabkan kasus yang melanggar paten dapat terjadi?
  2. Apakah solusi (problem solving) untuk kasus yang telah terjadi dan cara pencegahannya?


TINJAUAN PUSTAKA
A.           Hak Paten
Sejak tahun 1400an dan 1500an Paten telah ada di beberapa negara, misalnya Inggris. Hak paten diberikan untuk menarik para ahli dari luar negeri agar mau menetap di negara yang mengundang. Para ahli tersebut diundang untuk mengembangkan keahliannya di negara yang mengundang. Hal tersebut memiliki tujuan agar memajukan warga dari negara yang mengundangnya. Atas kontribusi yang diberikan tersebut para ahli tersebut diberikan berupa perlakuan khusus dan para ahli tersebut mendapat semacam izin menetap di negara tersebut.
Namun dilahirkannya regulasi yang mengatur pemberian hak-hak paten dengan hasil penemuan (uitvinding) baru dilakukan pada tahun 1600an di negara Vanesia, Inggris, Belanda, Jerman, Australia dan negara-negara lainnya. Lalu atas progress yang terjadi dengan teknologi pada tahun 2000an dilakukan pemberian hak atas suatu penemuan yang dilakukannya. Pertama kalinya di Amerika Serikat lahir Undang-Undang (UU) Paten yang mengubah prinsip dari hak itu sendiri. Hal tersebut kemudian dikuti negara-negara lainnya seperti Inggris, Perancis, Belanda, dan Rusia. Hingga kini regulasi mengenai paten dan lembaga paten sudah menjamur sampai di Asia.
Negara yang memiliki peran besar serta memberi pengaruh yang baik di dunia adalah negara Inggris hal ini. Dikarenakan negara Inggris yang notabene adalah negara induk penjajah. Dimana dalam kurun ratusan sebelumnya memiliki kawasan jajahan yang memberi pengaruh hukum kepada wilayah koloninya.
Di Indonesia influence regulasi paten tersebut melahirkan UU No. 6 tahun 1989 kemudian diperbaharui UU No. 13 tahun 1997 dan yang terbaru adalah UU No. 14 tahun 2001 Tentang Paten.
Sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. 14 Tahun 2001 Tentang Paten pengertian dari Hak Paten adalah “Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya”.  
“Hak Paten adalah bagian dari hak kekayaan intelektual, yang dalam kerangka ini termasuk dalam kategori hak perindustrian (Industrial Property Right). Hak kekayaan intelektual itu sendiri merupakan bagian dari benda, yaitu benda tidak berwujud (benda immaterial)”. [1]  
Dalam pembuatan spesifikasi paten sendiri diperlukan dua hal yang sangat mendasar yang perlu untuk ditentukan yaitu:
a.        Aspek Perlindungan
Melindungi penemuannya terhadap orang yang tidak berhak atas penemuan. Agar dapat mendukung penemuan yang dilindungi (berupa paten), maka bagian dari spesifikasi penemuan dijelaskan secara rinci guna mendukung klaim.
b.        Aspek Informasi
Menginformasikan kepada masyarakat atas penemuan tersebut. Spesifikasi penemuan harus dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat pengguna paten (user) dalam mengimplementasikan penemuan tersebut.
Dalam spesifikasi permohonan paten terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai yaitu:
  • Judul penemuan
    Secara singkat menjelaskan bidang teknik penemuan, bidang teknik penemuan mencakup pengertian yang dikemukakan pada judul dengan beberapa penjelasan.
  • Latar belakang penemuan
  • Uraian lengkap penemuan
  • Ringkasan penemuan
  • Uraian singkat gambar
    Menjelaskan secara singkat keterangan dari gambar-gambar, sebagai contoh gambar tampak atas, tampak depan, tampak samping
  • Klaim,
  • Gambar
    Menjelaskan hanya menunjukkan urutan dan gambar dari penemuan terdahulu sebagai perbandingan dalam uraian lengkap penemuan,
  • Abstrak.
PEMBAHASAN
A.           Pembahasan Secara Umum
Dalam pembuatan sebuah spesifikasi permohonan paten hal yang terpenting adalah klaim. Klaim-klaim tersebut harus didukung oleh deskripsi yang merupakan suatu kesatuan lingkup penemuan. Karena apabila klaim yang dilakukan tidak kuat, penemuan dilakukan sesorang dapat diklaim oleh pihak lain yang memiliki klaim yang lebih kuat. Namun sebuah klaim masih dapat di amandemen apabila dikehendaki pemohon. Perlunya melakukan amandemen klaim tersebut bertujuan mempertahankan kebaruan atau langkah inventif/sewaktu diperiksa substantifnya oleh Kantor Paten. Tidak boleh luput dari perhatian dalam sebuah membuat  draft permohonan paten harus sangat cermat dalam membuat klaim. Ketika terjadi sebuah kesalahan dapat menjadi celah yang akan menimbulkan masalah yang bisa saja memberi kesempatan pada orang lain untuk melakukan klaim terhadap penemuan yang telah dilakukan.
Perlu diperhatikan dalam hal ini bahwa harus melakukan penelusuran terlebih dahulu sebelum membuat draft paten.  Hal ini untuk  mengetahui lingkup penemuan dari dokumen-dokumen pembanding (penemuan terdahulu) yang diperoleh dari hasil penelusuran tersebut.
Berdasarkan jenisnya,  klaim suatu penemuan dibedakan menjadi :
  1. Klaim mandiri 
  2. Klaim turunan
Berdasarkan kategorinya, klaim suatu penemuan dibedakan menjadi :
  1. Klaim produk (klaim yang tangible/kasat mata , misalnya produk by process, komposisi, alat dan sistem)
  2. Klaim aktifitas (klaim yang intangible/tidak kasat mata misalnya metode, proses atau penggunaannya)
Dalam banyak sistem, klaim mandiri (klaim utama) mempunyai pola sebagai berikut :
  1. Bagian preambule klaim berisi judul penemuan;
  2. Bagian batang tubuh klaim berisi susunan ciri-ciri pokok dari penemuan, dan jika perlu, ditambah penjelasan kombinasi ciri-ciri pokok dari penemuan, dan jika perlu, ditambah penjelasan kombinasi ciri-ciri pokok atau interaksinya antara ciri  yang satu dengan ciri lainnya.
Namun dalam kasus yang menjadikan FB sebagai pihak tergugat tidak mengenai masalah klaim. Tetapi mengenai beberapa paten yang disebutkan dilanggar oleh FB. Dalam gugatan pertama yang ditujukan kepada FB oleh Tele-Publishing, adalah terkait halaman pribadi pengguna. Gugatan diluncurkan Tele-Publishing terkait dengan paten yang dimiliki perusahaan ini mengatur soal metode untuk memastikan informasi apa saja yang bisa dilihat orang pada halaman pribadi.
Tele-Publishing menerima paten berjudul “Method and Apparatus For Providing a Personal Page” (US Patent #6,253,216) pada 2001. Teknologi itu digunakan dalam situs kencan yang dikelolanya untuk membatasi informasi pribadi apa yang bisa dilihat orang pada profil pengguna. FB sendiri juga memiliki kemampuan bagi penggunanya untuk mengatur informasi apa saja yang bisa dan tidak bisa dilihat orang lain dalam halaman profil.
            Dalam gugatan kedua, dari Mekiki penyelenggara situs jejaring sosial Samurai Social Network, FB dinilai melanggar tiga patennya mengenai sistem pendaftaran hubungan antar manusia. Paten yang dimiliki Mekiki kurang lebih menjelaskkan bagaimana seseorang bisa mengajukan konfirmasi hubungan mereka dengan orang lain lewat sistem.
Terdapat bagian dalam spesifikasi spesifikasi penemuan yang menjelaskan secara rinci informasi penemuan yang sebenarnya. Dimana harus benar-benar memuat informasi penemuan yang diungkapkan dan harus memberikan informasi lengkap tentang bagaimana penemuan dipraktekkan atau diwujudkan dalam bentuk yang sebenarnya. Karena dalam kasus yang melibatkan ketiga perusahaan tersebut dalam hal ini bisa menjadi salah satu solusi mengatasi masalah yang ada.
Apabila memang gugatan yang telah dilayangkan itu terbukti benar dan dimenangkan dalam persidangan maka FB sendiri haruslah melakukan perubahan. Untuk melakukan suatu perubahan diperlukan beberapa syarat yaitu persyaratan kebaruan, mengandung langkah inventif, dan dapat diterapkannya  dalam industri. Dalam kasus ini tidak dijelaskan secara eksplisit bagaimana selanjutnya perkembangan atas gugatan tersebut. Tetapi akan dikaji dengan berbagai referensi yang ada untuk menemukan solusi sendiri.
Dalam suatu paten haruslah dijelaskkan secara terperinci bahwa suatu produk atau alat atau metode/proses yang ditemukan dengan deskripsi penemuan secara umum, jelas dan lengkap agar dapat diketahui penerapannya. Penjelasan tersebut sangat urgent karena akan menjadi rambu apabila timbul suatu masalah. Tetapi memang tidak ada larangan terkait proses penjelasan/pendeskripsian penemuan sebagai langkah preventif dari berbagai masalah yang bisa saja lahir dikemudian hari. Untuk kasus FB ini catatan pengajuannya sebagai hak paten perlu untuk dilakukan cross check demi terselesaikannya masalah ini. Karena dari hal itu bisa diketahui secara jelas apa yang menjadi hak paten yang dimiliki FB. Juga dapat diketahui apa yang menjadi pantangan FB, sehingga dapat dilihat apakah gugatan yang dilakukan kepada FB terbukti atau tidak.
Dalam spesifikasi penemuan (apabila ada) terdapat lampiran gambar penemuan yang memiliki tujuan untuk menjelaskan perwujudan secara konkret penemuan (baik itu gambar atau alat). Gambar alat tidak sama dengan jenis gambar pada “engineering” (gambar proyeksi), tetapi cukup gambar  perspektif yang secara rinci dapat menjelaskan contoh perwujudan penemuan. Dari tujuan yang ada dalam hal ini bisa juga dijadikan sebagai salah satu indikator dalam problem solving. Apabila dari semua hal tersebut diatas dilakukan secara benar dalam pengajuan paten FB maka gugatan tersebut dapat diselesaikan karena adanya alat untuk membuktikannya.
B.            Analisi Kasus
Terkait kasus FB ini dimana adanya 2 (dua) perusahaan melayangkan gugatan pada situs jejaring sosial Facebook karena dianggap melanggar paten. Gugatan tersebut dilayangkan salah satunya adalah dari pengelola situs kencan online. Mark Zuckerberg adalah orang yang membuat FB dan memang kepopularitasannya menjadikan FB sebagai sasaran yang empuk. Sudah terbukti dengan adanya dua perusahaan mengajukan FB ke pengadilan karena dianggap melanggar paten.
Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2009, FB mendapat gugatan dari Tele-Publishing Inc, perusahaan asal Boston, Amerika Serikat dan dari Mekiki Co Ltd penyelenggara situs jejaring sosial Samurai Social Network dari Jepang. FB yang menjadi salah satu raksasa teknologi informatika dunia dilaporkan ke meja hijau lantaran tersandung kasus pelanggaran paten. Namun ternyata kasus paten tidak hanya menjaring FB sebagai korban tetapi juga Samsung dan RIM. Summit 6 LLC, perusahaan yang menjadi penggugat dalam laporannya yang dimasukkan ke pengadilan Northern District of Texas, Amerika Serikat, Summit 6 menuding ketiga vendor tersebut sudah melanggar paten manipulasi image miliknya.
Menurut Summit 6, dikutip detikINET dari Cellular News, pada hari Rabu tangga 2 Maret 2011, paten tersebut sejatinya sudah dikembangkan karyawannya sejak akhir 1990 lalu dan sudah didaftarkan dalam paten teknologi di AS. Paten ini disebutkan mengcover software dan metode untuk media pre-processing dan fotografi digital. Summit 6 menambahkan bahwa paten yang dipermasalahkan itu juga dikreditkan untuk mengurangi lalu lintas jaringan serta kebutuhan untuk penyimpanan digital yang luas dan pemrosesan kembali oleh remote server. Summit 6 yakin jika para tertuduh menggunakan teknologi tersebut tanpa izin terlebih dulu dalam menciptakan dan menjual gadget serta mengoperasikan situs mereka. Selain, tiga perusahaan besar di atas, Summit 6 ternyata juga menyeret Multiply dan Photobucket ke meja hijau atas kasus yang sama.
 FB ternyata juga dituntut oleh perusahaan software di Baltimore, Whoglue, karena sudah melanggar 2 tahun paten untuk social networking. Paten tersebut berisi mengenai memberikan kontrol penuh/memfasilitasi member dalam social networking untuk berkomunikasi didalam jaringan online, dan FB dianggap melanggar patent tersebut lebih dari 2 tahun.
Perusahaan pemegang hak patent dapat saja mendenda hingga menutup website pelanggar hak patent tersebut.Whoglue adalah perusahaan penjual software web-based  “Relationship Management Software”  untuk grup atau organisasi. Patent yang dipermasalahkan itu dibuat pada bulan july tahun 2007 menurut U.S Patent dan Trademark Office. Tetapi untuk kasus ini belum ada informasi kelanjutannya. Dalam popularitas FB dapat dilihat bahwa semakin populernya FB semakin dicari kesalahan-kesalahannya. Kesalahannya tersebut terkait dengan kasus paten bisa saja nantinya akan diakhiri pembayaran royalti
Kasus yang terbaru dan seang hangat di San Francisco seorang miliarder salah satu pendiri Microsoft Corp. Paul Allen menggugat hampir selusin perusahaan besar, termasuk raksasa teknologi Google Inc dan Apple Inc. Salah satunya adalah FB. Perusahaan-perusahan yang digugat tersebut  tersebut dituduh melanggar empat paten teknologi web yang dipegang oleh perusahaannya Interval Licensing LLC.  Adapun daftar dari perusahaan yang digugat adalah Google Inc, Apple Inc, Facebook Inc, eBay Inc. Yahoo Inc, Netflix Inc, AOL Inc, Office Depot Inc, OfficeMax Inc, Staples Inc, dan YouTube LLC milik Google.
Interval memiliki paten dari In-terval Research, yang merupakan perusahaan riset dan pengembangan teknologi yang didirikan oleh Allen bersama dengan David Liddle pada awal 90-an. Interval menyatakan bahwa paten yang menurutnya dilanggar merupakan kunci dari cara kerja perdagangan elektronik (e-commerce) dan mesin pencari di dunia maya. Paten yang disebutkan dalam gugatan itu mengacu pada teknologi yang salah satunya digunakan untuk menjelajah dan mengirim peringatan di web. Interval tengah menghitung kerugian yang belum ditemukan untuk kemungkinan pelanggaran ini. Perusahaan itu meminta para pihak tergugat untuk memilih menghentikan pelanggaran paten itu atau membayar royalti.
Atas gugatan tersebut juru bicara FB, Andrew Noyes, menyebut gugatan itu “sangat tidak pantas,” dan juru bicara perusahaan lainnya eBay yang juga ikut digugat, Johnna Hoff. mengatakan pihaknya tengah mengkaji gugatan itu. Dapat dilihat bahwa gugatan yang dilakukan tersebut persaingan bisnis tidak hanya bersaing di pasar tetapi kini telah merambah ke pengadilan.
Atas gugatan tersebut produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan yang digugat memang tidak terancam secara langsung. Karena kasus paten butuh bulanan atau tahunan untuk diselesaikan. Sudah menjadi kebiasaan apabila diakhiri dengan perjanjian mengenai lisensi dan pembayaran royalti. Hal itu dapat terjadi tergantung dengan pembuktian yang dilakukan dipersidangan dengan alat-alat bukti yang ada. Hingga akhirnya akan diberikan hak kepada Majelis Hakim untuk memutuskan apakah akan memenangkan gugatan karena menang terbukti atau malah akan membatalkan gugatan karena memang tidak terbukti sama sekali.
KESIMPULAN DAN SARAN
A.            Kesimpulan
Semakin tenarnya sebuah hasil penemuan dan menjadi public concumption memang sangat riskan. Karena akan menjadi bumerang meski akan melahirkan banyak keuntungan baik dari segi materi maupun non-materi. Seperti halnya yang dialami oleh Facebooh sebuah jejaring sosial (social networking) yang hanya dalam waktu singkat menjangkiti masyarakat pada umumnya di berbagai penjuru dunia.
Tingkat popularitasnya yang luar biasa membuat FB mudah untuk diserang. Karena sudah diketahui oleh banyak orang di dunia maka setiap pergerakan dilihat banyak pasang mata di dunia. Terdapat public monitoring (pengawasan publik) yang akan dapat menilai baik buruknya setiap aksinya dilakukan. Maka memang tidak dapat dipungkiri bahwa haruslah ditentukan indikator yang jelas terhadap sesuatu disebut sebuah pelanggaran paten atau tidak. Karena jika tidak ditentukan suatu indikator yang jelas maka akan semakin banyak kasus baru yang lahir dan tentu yang lebih rumit dalam penyelesaiannya.
Namun apabila ditentukan indikator yang jelas maka akan lebih mudah setiap langkah yang akan dilakukan demi menyelesaikan setiap masalah yang ada. Selain itu dalam pengajuan paten haruslah dijelaskan setiap hal itu secara jelas dan lengkap serta mudah untuk dipahami. Jangan memberikan sebuah celah kesalahan yang dapat saja menjadi sebuah lobang yang besar dikemudian hari.
Untuk berbagai kasus yang telah ada yang telah diajukan ke pengadilan akan dibuktikan dipengadilan. Semuanya tergantung fakta dan pembuktian yang ada. Apakah dapat meyakinkan Majelis Hakim untuk menentukan pelanggaran paten terbukti atau tidak. Keyakinan pada Majelis Hakim yang akan menentukan putusan membatalkan atau memutuskan bahwa pelanggaran atas paten itu terbukti.
B.            Saran
Persaingan di dunia bisnis memang luar biasa, semakin tinggi sebuah pohon semakin kencang angin yang menerpanya. Semakin popularnya dalam hal ini FB jejaring sosial yang booming di dunia maka semakin banyak pihak yang akan mencona untuk menjatuhkannya. Jangan mudah untuk dipengaruhi oleh gugatan-gugatan yang akan selalu siap kapan saja untuk datang.
Persaingan dunia bisnis untuk menarik minat pasar haruslah dilakukan dengan cara yang benar. Tidak perlu melakukan cara-cara yang tidak wajar untuk mendapatkan suatu keuntungan. Jika bisnis orang lain sedang mengalami kenaikan grafiknya cobalah untuk menyaingi itu. Bukan malah untuk menjatuhkannya. Hidup itu progress yang lebih baik. Tetapi apabila memang pelanggaran telah terjadi dalam persaingan maka tidak perlu ragu untuk melakukan gugatan. Nantinya dipersidangan akan terlihat siapa yang benar dan siapa yang salah. Terbukti atau tidak suatu pelanggarab atas paten akan dapat dilihat dengan jelas pada persidangan.
Untuk kasus  yang sudah masuk ke persidangan, aparat hukum yang akan menjalani perkara persidangan tersebut haruslah bertindak dengan adil. Tidak hanya mementingkan kepastian hukum tetapi juga keadilan dan manfaat hukum. Ketelitian juga sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahan seperti dalam beberapa kasus sebelumnya. Karena hal itu akan memberikan efek buruk yang besar kepada pihak yang dirugikan atas kesalahan tersebut.

Minggu, 28 Oktober 2012

Segmentasi,Targeting dan Positioning Tahu Jeletot

SEGMENTASI

Tahu Jeletot ini diperuntukan untuk siapa saja yang membutuhkan cemilan tapi tidak harus mahal dan harga  sesuai budget customer.

TARGETING

Pangsa pasar mulai dari kalangan bawah,menengah hingga kalangan atas karena berada posisinya sangat strategis di kawasan yang banyak lalulalang orang banyak.

POSITIONING

 Dari contoh produk yang tersedia, tahu jeletot memberikan banyak manfaat bagi yang mengkonsumsinya dan lebih unggul dari produk tahu-tahu yang lain. Dengan harga yang terjangkau 1000,-/biji dapat menarik minat konsumen untuk membeli tahu jeletot ini.

Nama : Mulyadi
Npm : 34210861.

Kamis, 25 Oktober 2012

contoh jurnal


a. Jurnal penjualan (Sales Journal)
Berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit.
Contoh Jurnal Penjualan

Dalam perusahaan yang memerlukan data mengenai hutang PPN tiap terjadi transaksi penjualan, buku jurnal penjual bisa dibuat dalam bentuk sebagai berikut :
Contoh Jurnal Penjualan dengan memperhitungkan PPN :
Tgl
Nomor Faktur
Nama Debitor
Ref
DEBET
KREDIT
Piutang Dagang
PPN Keluaran
Penjualan





















b. Jurnal penerimaan kas (Cash Receives Journal)
Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi penerimaan kas.
Contoh kolom Jurnal Penerimaan Kas :

Senin, 16 April 2012

ISTANA-MU HANYA UNTUKNYA

ISTANA-MU HANYA UNTUKNYA

Tetes demi tetes masih tersisa dari hujan sore itu. Hiruk pikuk para pekerja kantoran dan beberapa anak berseragam putih abu-abu terdengar sayup-sayup dari kejauhan dibawah sebuah halte bus yang menyelamatkan mereka dari tetes-tetes menyejukkan dan cipratan lumpur di sekitar tempat itu. Aku berlari menuju sebuah halte bus  untuk menyelamatkan diri dari tetesan itu seperti orang-orang kebanyakan, dan berdiri sejajar dengan mereka. Tepat pukul 16.00 bus Kopaja berhenti di hadapanku, bus yang penuh sesak itu tetap memaksaku untuk tetap ku masuki. Saat ku coba memegang salah satu tiang dari bus untuk membantuku naik, aku terjatuh karena secara tiba-tiba bus itu menyalakan mesinnya dan melaju. “arrghh sial”. Saat ku paksa diriku untuk bangkit, hampir saja aku terhuyung jatuh karena kakiku terlalu sakit untuk menyangga tubuhku.

Ada genggaman lembut yang datang untukku, aku terkejut. Kulihatnya pria tampan berperawakan tinggi berkacamata itu. Pria itu menatapku, dan genggaman itu semakin erat kurasakan. Wangi tubuhnya, sorot matanya, membuatku mati kaku dengan perlakuan lembutnya. “kamu nggak kenapa-napa kan?”. Dia memulai percakapan itu dengan nada khawatir yang sangat kentara. “hmmm nggak kenapa-napa kok, cuman lecet sedikit”. “biar aku bantu, hati-hati ya, mending kamu duduk dulu aja”. Kemudian dia memapahku bangun dan membantuku untuk duduk di salah satu bangku halte. “tunggu disini ya, jangan pergi sebelum aku kembali”. Pria itu berlalu menjauhiku. Kurasa  kakiku sudah tidak terasa sakit. Setengah jam berlalu, aku tetap menanti sosok itu muncul dari kejauhan, aku mulai bosan. Bus pun tak kunjung datang. Hujan lebat kembali membasahi tanah ini, suara gemercik hujan menemani kesendirianku.

Tak begitu jauh dari tempatku duduk, ku lihat sebuah tas hitam bodypack tak bertuan. Aku mencoba untuk meraihnya, dan tas itupun jatuh memuntahkan apa yang ada didalamnya, aku bingung dan heran, namun tak tahu harus bertanya kepada siapa, karena hanya diriku dan percikan air hujan ini yang menemani. Sesaat kemudian, ku putuskan untuk mengambil satu persatu isi dari tas tersebut. Ku lihat ada beberapa buku-buku kosong serta foto-foto yang berserakan, sosok itu, aku mengenalnya, bahkan sangat kupahami.

Ada foto diriku terpampang jelas di foto-foto itu, sangat jelas. Dilihat dari latar yang ada, foto ini diambil saat aku sedang menanti bus, disini, di tempat ini. Hanya sosok diriku dalam foto-foto itu. siapa pemilik tas ini? Apakah aku mengenalnya? Kemudian, aku segera mencari identitas dari pemilik tas ini. Kenapa semua isinya hanya ada fotoku? Dan beberapa buku kosong tak bernama? Tanpa pikir panjang aku membawa tas itu dan berlari mengejar sebuah taksi yang melaju melewati halte. Aku harus tau siapa pemilik tas ini. Hanya pikiran itu yang memenuhi otakku saat ini. Aku tak bisa berlama-lama menanti sosok pria tadi dengan kebingunganku dengan tas yang ku bawa ini.

Aku menatap jendela kamarku yang terbuka, semilir angin malam masuk melalui cela itu, dingin yang begitu terasa memaksaku untuk segera menutup jendela kamarku. Pikiranku langsung tertuju pada kejadian sore tadi, sontak aku langsung meraih tas yang kutemukan tidak jauh dari halte. Aku membuka lembar demi lembar kertas di salah satu buku, berharap menemukan titik terang. Apa maksud dari semua ini? Sejauh ini aku masih berusaha untuk mengetahuinya. Aku terkesima, lembar terakhir dalam buku ini adalah sebuah puisi yang ditujukan untuk diriku. Aku membacanya dengan hati yang tak bisa ku ungkapkan.

Ganesya
Aku adalah pecundang
Melihatmu hanya mampu ku menjauh
Kau bukan yang ku tahu
Namun kau adalah yang ku tuju
Hati ini sakit melihatmu
Karena tak berani ku mencintaimu
Ganesya Putri Pratami,
Aku, sungguh mencintaimu
M.S

Ganesya, itu namaku! Siapa orang ini? Tuhan. Aku semakin tak mengerti..
Hari demi hari, aku selalu menanti kedatangan sosok itu, dia yang menolongku di tempat ini, sebuah halte kusam dekat sekolahku. Panas yang menghiasi beberapa hari ini tak mengurungkan niatku untuk menanti sosok berkacamata tiu. Setiap kali aku beranjak untuk pulang, sesak rasanya hati ini. Belum juga kutemukan titik terang dari sebuah rahasia tak kentara. Hingga hari ke-16 aku tetap menanti. Seperti biasa, aku duduk termenung menanti bus Kopaja di halte mungil sore itu. hujan kembali menemaniku dengan suara cerianya yang memecak kesunyian hatiku. Aku galau, melamun seperti patung kematian.

Beberapa kali aku mencoba menempati tetesan air hujan kedalam genggamanku. Hanya sekedar menghibur diri. Di saat itu pula, mata ini kupaksakan untuk melihat sosok di antara banyaknya kendaraan yang lalu lalang di seberang jalan. Ya! Aku mengenalnya. Namun ia terlihat begitu berbeda dengan baju putih dan celana abu-abu yang ia kenakan. Sorot mata yang tajam namun lembut itu tertuju padaku. Kurasakan bibir ini tersenyum lebar dengan sendirinya, hati ini semakin tak menentu. Inilah akhir dari penantian dari semua rasa penasaranku. Kulambaikan tanganku kepadanya, dia ia membalas dengan senyum khasnya. “hay kamu! Kemarilah, aku belum tahu siapa kamu?”. Aku berteriak memanggilnya dari seberang jalan. Ku liat dia mengganggukan kepalanya tanda mengerti.

Saat ia melangkah, sebuah mobil Everest melaju tanpa henti menghantam dirinya, tubuh itu jatuh tak terkira dibawah tetesan hujan dan teriakkan beberapa orang yang melihatnya. Wajah ini pucat pasi tak berkutik, entah shock atau terkejut. ku hampiri tubuh itu dengan langkah seakan terseok-seok. Beberapa orang terlihat mengerubungi tubuh itu. aku melihatnya, sosok yang ku cari selama ini, kini aku melihatnya lebih jelas dengan tubuh yang terbujur kaku dengan tetesan air hujan yang menyambut kepergiannya.  Satu langkah itu telah mengantarnya ke sisi Tuhan. Aku memeluk erat tubuh itu, ku kecup keningnya tanpa sadar dengan apa yang sedang aku lakukan. Sebuah panggilan hati. Kupaksakan diriku untuk tidak menangis, agar dia tenang dialam yang berbeda. Aku harap dia tersenyum melihatku disana.

Tuhan, mengapa disaat aku mulai mencintainya kau pertenukan aku dengan cara yang seperti ini?. Aku menangis dalam hati. Aku mencintai seseorang yang namanya pun aku tak tahu. Oh Tuhan! Aku teringat sesuatu, mataku mencari identitas dari orang ini, dia yang aku cintai. Pada badge namanya tertulis jelas “Mahardika Syahreza” yang tak tertutup oleh lumuran darah yang menutupi sebagian baju putihnya. Aku tersenyum lemah, kini aku telah mengerti sebuah nama itu, setelah ia meninggalkanku.

Beberapa hari setelah kepergian Dika, aku masih merasa sepi. Aku menangis. Ku coba mengusir kesedihan ini dengan menulis. Iya, mungkin diaryku bisa sedikit membantu. Buku Diary yang biasa ku taruh dibawah bantal tak kutemukan adanya. Aku terus mencari di beberapa tumpukkan buku pelajaran sekolah milikku. Satu buku terjatuh menimpa kakiku dan segera ku ambil. Di pertengahan buku itu aku menemukan sebuah puisi yang langsung kubaca,

Sedih bukan ciri dirimu,
Termenung tak pernah kutemukan darimu
Ketika aku telah pergi,
Bukan tangis yang ingin ku lihat
Tetapi senyum hangatmu
Yang selalu melengkapiku
Maaf,
Aku memang harus pergi
Ganesya,
Kau selalu memberiku keabadian
Jika kau merelakanku pergi,
Namun ingatlah,
Cinta ini tetap ada
Meski di alam yang berbeda.
M.S

M.S? Apa mungkin penulis ini adalah kau yang kusayang? Mahardika Syahreza!. Apa kau yang selama ini selalu melihatku dari kejauhan? Apakah kau yang mengirimkan puisi-puisi untukku? Benarkah kau pemilik tas ini? Tuhan, jika benar dia. Titipkan kasih sayang ini kedalam surga cinta-Mu yang abadi. Jaga dia, lindungi dia sampai saat nanti kan kususul dia ke dalam istana-Mu Tuhan.


DMCA Protection on: http://www.lokerseni.web.id/2012/03/cerpen-romantis-sedih-istanamu-hanya.html#ixzz1sC6h3KxA

lowongan kerja


LOWONGAN PEKERJAAN
Dicari
MARKETING EXECUTIVE

Persyaratan :

  • Min D3
  • Memiliki kendaraan sendiiri ttp
  • target oriented
  • Bisa bekerja sama dengan team
  • Jujur dan mau bekerja keras
Kirim lamaran anda dengan di lampiri CV,copy KTP, copy Ijazah & Transkip nilai, pas photo bersetra dokumen pendukung lainnya ke alamat :

HRD PT.HEALITY
Jl.Panjaitan kav 3-5
Jakarta Timur 13345
Atau E-mail ke : Samuel.aldy@ymail.com




Senin, 09 Januari 2012

Tugas Softsill Proposal Usaha

TUGAS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
TAHUN AJARAN 2009/2010

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Merintis Usaha Hotspot untuk Bisnis yang Prospektif demi Kehidupan yang Lebih Baik
Bidang Kegiatan:
UKM Kewirausahaan
Diusulkan oleh :
Mulyadi      (34210861)

UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2010



HALAMAN PENGESAHAN
  1. 1. Judul Kegiatan                                            : Merintis Usaha Hotspot untuk Bisnis Prospektif demi Kehidupan yang Lebih Baik
  2. 2. Bidang Kegiatan                                          :  PKM-K
  3. 3. Bidang Ilmu                                  :  Teknologi
  4. 4. Ketua Pelaksana Kegiatan
    1. a. Nama lengkap                      : Mulyadi
    2. b. NPM                                    : 34210861
    3. c. Jurusan                                 :  D3 manajemen
    4. d. Universitas                           :  Unuiversitas Gunadarma
    5. e. Alamat Rumah                     :  Jln.Margonda raya,Depok
    6. f. No. Telepon/HP                    : 08990293605
    7. g. Alamat Email                        : Mulyadi_4ever@yahoo.com
    8. 5. Anggota Pelaksana Kegiatan :  3 orang
    9. 6. Dosen Pendamping
      1. a. Nama Lengkap(Gelar)        : 
      2. b. NIP                                         : 

  1. 7. Jangka Waktu Pelaksanaan            :  6 bulan

Depok,14 Juni 2011





PROPOSAL PROGAM KREATIFITAS MAHASISWA

A. JUDUL PROGAM

Merintis Usaha Hotspot untuk Bisnis yang Prospektif demi Kehidupan yang Lebih Baik

B. LATAR BELAKANG MASALAH
Internet  merupakan salah satu  media yang banyak diminati oleh masyarakat. Selain sebagai media informasi, internet juga berperan penting dalam ilmu pengetahuan. Internet sepertinya sudah menyatu dengan kehidupan zaman sekarang. Dari internet, kita bisa memperoleh apapun yang kita cari,mulai dari hal-hal yang penting sampai hal yang paling kecil sekalipun. Di samping itu, melalui media ini juga kehidupan kita bisa terbantu karena banyak sekali hal-hal yang sangat bermanfaat dalam dunia maya tersebut.
Internet juga menjadi salah satu alternatif untuk menjalin silaturahmi dengan orang lain. Banyak situs-situs jejaring sosial yang membantu penikmat internet ini untuk berkomunikasi dengan orang lain tanpa mengenal jarak dan waktu. Dengan internet, kita bisa menghemat tenaga dan biaya yang jauh lebih besar daripada harus bertemu atau berkunjung ke tempat orang lain.
Informasi di internet sangatlah bervariasi. Tentunya akan sangat banyak informasi dan ilmu pengetahuan yang akan kita peroleh melalui internet ini. Semua itu tergantung dari diri kita sendiri.
Internet merupakan terobosan terbaru dalam 10 tahun terakhir ini. Pengguna internet dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan sekitar 2%. Semakin hari, semakin banyak orang yang sangat menikmati manfaat dari internet ini. Melihat besarnya animo serta permintaan yang tinggi terhadap layanan internet ini, maka hal tersebut merupakan peluang untuk dijadikan usaha baru dengan membuka fasilitas hotspot.
Selain usaha ini membutuhkan modal yg tidak terlalu besar,peluang dalam bidang ini juga sangat besar karena masih sedikit orang yang memanfaatkan usaha ini. Biaya untuk mengakses internet dengan memanfaatkan hotspot ini juga lumayan kecil.
Dalam masyarakat,sudah tidak jarang lagi orang mempunyai laptop. Laptop bagaikan kebutuhan penting dalam masyarakat unutk membantu mempermudah pekerjaan. Selain itu,laptop juga merupakan media hiburan bagi masyarakat sekaligus media untuk menikmati fasilitas internet. Dengan melihat kenyataan ini, maka sangatlah besar peluang usaha dalam bidang internet khususnya memanfaatkan fasilitas hotspot.
C. PERUMUSAN MASALAH
Rumusan Masalah dalam Program Kreativitas Kemahasiswaan dalam bidang Kewirausahaan ini adalah:
  1. Bagaimana mengawali kegiatan wirausaha hotspot sebagai fasilitas untuk menikmati layanan internet
  2. 2. Bagaimana mempromosikan hotspot agar masyarakat mengetahui layanan internet tersebut
  3. 3. Bagaimana memberikan pengaruh positif kepada masyarakat akan bisnis ini
  4. 4. Bagaimana memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan yang positif bagi masyarakat
D. TUJUAN PROGAM
Tujuan dari  Program Kreativitas Kemahasiswaan dalam bidang kewirausahaan ini adalah:
  1. Merintis wirausaha hotspot sebagai fasilitas untuk menikmati layanan internet
  2. Dapat mempromosikan hotspot agar masyarakat mengetahui layanan internet tersebut
  3. Dapat menunjukkan bahwa bisnis ini sangat baik untuk dijalankan mengingat besarnya potensi dari bisnis ini.
  4. Dapat memberikan masyarakat wawasan dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat melalui media internet



E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Sedangkan Luaran yang dapat diperoleh dalam jangka panjang adalah:
  1. Terwujudnya ketrampilan berwirausaha bagi mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata untuk mengurangi pengangguran dengan menyerap tenaga kerja melalui usaha hotspot, mengingat usaha ini memiliki potensi yang besar.
  2. Terwujudnya masyarakat yang cerdas dan kritis. 
  3. Terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan.
  4. Terwujudnya masyarakat yang modern dan tidak ketinggalan zaman.
F. KEGUNAAN  PROGRAM
  1. Merangsang kreativitas dan daya inovasi mahasiswa untuk menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
  2. Membuka wawasan mahasiswa dan meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha sehingga mampu mengadapi pesaingan bebas dengan cara menjadi entrepreneur muda indonesia.
  3. Membuka wawasan masyarakat untuk memanfaatkan internet demi kehidupan yang lebih baik.
  4. Membantu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam pemanfaatan layanan internet.
  5. Memberikan stimulus untuk menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri  terutama bagi masyarakat.
G. GAMBARAN UMUM USAHA
1.      Ide Produk
Saat ini, usaha hotspot belum begitu banyak diperhatikan. Ini terjadi karena masyarakat khususnya di kota Praya belum memahami tentang manfaat internet dalam kehidupan yang akan datang. Kota Praya merupakan daerah sasaran yang sangat tepat untuk memajukan usaha ini karena memiliki potensi yang sangat besar. Ide pembuatan usaha ini berasal dari adanya keinginan untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan dalam masyarakat. Usaha hotspot dipilih karena membutuhkan modal yang tidak terlalu banyak dan kenyataan bahwa banyak masyarakat yang memiliki fasilitas untuk menikmati layanan internet serta besarnya peluang di dalam bidang ini.
2.         Deskripsi Usaha
Wirausaha baru di bidang hotspot ini sangat potensial menjadi unit usaha baru karena usaha tersebut merupakan suatu inovasi baru di bidang internet, selain itu keunggulan yang dimiliki usaha tersebut sangatlah banyak salah satunya adalah memiliki potensi yang besar karena masih sedikit pesaing. Apalagi di daerah Praya yang masih sangat minim akan pengetahuan dan teknologi baru. Keunggulan dari usaha ini antara lain manfaatnya bagi masyarakat yaitu sangat baik untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.
3.         Analisa Pemasaran Produk
Strategi pemasaran yang kami gunakan adalah :
  • Strategi Harga
Strategi harga dilakukan berdasarkan harga pasar, harga yang ditetapkan adalah dibawah harga pasar dengan tetap menjaga kualitas usaha (kelancaran dan kecepatan mengakses internet), dengan kata lain harga diusahakan lebih rendah bila dibandingkan dengan pesaing.
  • Strategi Promosi
  1. Publikasi produk untuk promosi dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pemilik operator telepon seluler yang memiliki akses internet dimana perusahaan ini merupakan semacam inkubator bisnis bagi karya mahasiswa yang layak untuk dikomersialisasikan, menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang berkecimpung dalam dunia internet dan komputer, mengikuti sejumlah pameran yang berhubungan dengan  internet dan komputer,dan ikut serta mengadakan beberapa pelatihan yang berhubungan dengan internet.
  2. Promosi penjualan yang bisa dilakukan adalah  penyebaran brosur usaha, promosi dari mulut ke mulut, penekanan pada pendekatan perorangan, dan mengikuti pameran-pameran.
  3. Setiap pelanggan yang menikmati fasilitas hotspot akan mendapatkan satu botol soft drink. Ini adalah salah satu bentuk promosi yang dapat menyedot banyak pengunjung.
H. METODOLOGI PELAKSANAAN
Tempat usaha hotspot  ini adalah di daerah Margonda dan sekitarnya. Untuk merealisasikan usaha hotspot akan dilaksanakan tahapan kerja sebagai berikut :
  1. 1. Persiapan perlengkapan Usaha
Pada tahap ini dilakukan pembelian peralatan yang dibuthkan untuk melaksanakan usaha, peralatan tersebut antara lain :
  • Wireless
  • Cok roll
  • Meja kecil
  • Network cabel
  • Kipas angin
  1. 2. Perakitan alat
Bahan yang diperlukan pada perakitan fasilitas hotspot adalah wireless dan network cabel. Kita hanya menghubungkan wireless dengan network cabel.
  1. 3. Peningkatan kualitas
Penempatan wireless sangat berpengaruh terhadap kecepatan mengakses internet dan kelancaran internet. Berikut beberapa cara mempercepat koneksi wireless :
  • Menjauhkan wireless dengan bahan yang terbuat metal atau baja karena dapat memantulkan gelombang
  • Menjaga agar wireless tidak terlalu panas dengan meletakkan kipas angin di dekat wireless dengan tujuan agar kecepatan akses stabil
  • Meletakkan wireless dengan ketinggian tertentu agar mendapatkan sinyal atau gelombang secara cepat
Selain meningkatkan kecepatan wireless, salah satu cara meningkatkan pengunjung adalah dengan meningkatkan faslitas tempat hotspot. Dengan memberikan kenyamanan kepada pelanggan merupakan salah satu cara yang ampuh.
  1. I. JADWAL KEGIATAN

Jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan telah dirinci dan ditetapkan sebagai berikut:

No. Agenda Bulan
1 2 3 4 5 6
1 Pembelian dan perakitan alat
2 Promosi 1
3 Promosi 2
4 Persiapan pemulaian usaha
5 Pendaftaran tempat usaha
6 Analisa usaha
7 Promosi 3
8 Pelaksanaan usaha *
9 Penyusunan Laporan Akhir

Keterangan :
= Agenda dilaksanakan setelah proposal disetujui
= Watu pelaksanaan kegiatan
* = dilaksanakan dalam waktu yang tidak ditentukan tergantung dari hasil analisa usaha

J. RANCANGAN BIAYA
PEMASUKAN

NO.

SUMBER PEMASUKAN
1. Dikti Rp.  6.000.000,00
2. Dana Lain Rp.  500.000,00
TOTAL Rp. 6.500.000,00

PENGELUARAN
  1. Biaya Pelaksanaan dan Operasional Awal Usaha Hotspot
No Pemanfaatan jumlah (buah) harga satuan total biaya
1. Modal Awal Operasional Usaha

2,700,000.00
2. Biaya promosi

800,000.00
3. Pembelian wireless

1,800,000.00
4 Biaya pendaftaran tempat usaha

500,000.00
5 Transportasi

500,000.00
6 Komunikasi

500,000.00
jumlah Rp. 6,500,000.00

Analisis Usaha Hotspot
A. Biaya Tetap (Fix Cost)
Uraian Jumlah Harga Satuan
(Rp.)
Besarnya (Rp)
Peralatan :


Wireless 2 buah 900,000 1.800,000
Kipas angin 2 buah 100,000 200.000
Meja kecil 10 buah 50,000 500,000
Network kabel 5 meter 5,000 25,000
Cok roll 10 buah 17,500 175,000
Total
2,700,000




B. Variable Cost (dalam 30 hari )
No. Uraian Jumlah Harga Satuan (Rp.) Besarnya (Rp.)
1. Teh botol 1 kerat 100.000 100.000
2. Fruit tea 1 kerat 100.000 100.000
3. Tebs 1 kerat 100,000 100,000
4. Biaya tenaga kerja :
  • Penjaga hotspot (3 0rang)
30 hari 400,000 1,200,000

Total

1,500,000

  1. a. Total Biaya Produksi = (Total Investasi + Total biaya operasional pertahun
= Rp. 2,700,000 + (Rp.1,500,000x 12)
= Rp. 20,700,000

b. pendapatan di hari biasa  = Jumlah orang x Waktu (hari) x tarif
= 30  x 25 x Rp. 4,000
= Rp. 3,000,000
pendapatan           di hari libur     = Jumlah orang x Waktu (hari) x  tarif                                                                           = 50  x 5 x Rp. 4,000
= Rp. 1,000,000
Total Pendapatan = pendapatan di hari biasa + pendapatan     di hari libur = Rp. 3,000,000+ Rp. 1,000,000
= Rp. 4,000,000
pendapatan per tahun      = Rp. 4,000,000.00 x 12 bulan
= Rp. 48,000,000
Waktu siaga (waktu buka) per tahun      = 24 x 360 = 8640


c.         HPP (Harga Pokok Penjualan)
Harga Pokok Penjualan         =
= Rp. 20,700,000
8640
= Rp 2,395.833 à Rp. 2,400

d.   Analisis Biaya Manfaat
Keuntungan                      = Penerimaan – Total Biaya Produksi
= Rp. 4,000,000 – Rp. Rp.1,500,000
= Rp. 2,500,000
Keuntungan per tahun     = Rp. 30,000,000
e.         Pay Back Periode      =
= 2.700.000 + 18.000.000
30.000.000
= 0,69 tahun = ± 8,28 bulan

L. LAMPIRAN
1. NAMA DAN BIODATA KETUA DAN ANGGOTA KELOMPOK
1.         Ketua Pelaksana Kegiatan:
  1. Nama Lengkap             :
  2. NIM                                        :
  3. Fakultas/Progam Studi  : FMIPA/MATEMATIKA
  4. Perguruan Tinggi                       : UNRAM
2.         Anggota Pelaksana
  1. Nama Lengkap                        :Mulyadi
  2. NPM                                       : 34210861
  3. Fakultas/Progam Studi  :Ekonomi / D3 Bisnis dan Kewirausahaan
  4. Perguruan Tinggi                       :Gunadarma
  5. Nama Lengkap                      : Hidayat Jaya Miharja
  6. NIM                                       : G1D 008 011
  7. Fakultas/Progam Studi          : FMIPA/MATEMATIKA
  8. Perguruan Tinggi                  : UNRAM

II. NAMA DAN BIODATA DOSEN PEMBIMBING
1. Nama Lengkap dan Gelar     : Ir. Muhamad Siddik, M.S.
2. NIP                                      : 131624908
3. Fakultas                               : Pertanian
4. Perguruan Tinggi                   : Universitas Mataram
III . Lain – lain

Business Plan ”Merintis Usaha Hotspot untuk Bisnis Prospektif demi Kehidupan yang Lebih Baik”.
Nama usaha     : CV. Faster Hotspot
Pemilik usaha    : Rondi, Dayat, Rody
Lokasi usaha    : Kampung Jawa, Praya, Lombok Tengah.
Besar Modal    :  Rp.6,500,000.00
Asal Modal      :  Dana DIKTI dan dana Lain.
Jenis usaha       :  Menyediakan fasilitas hotspot
Usaha Utama    :  Hotspot
Target pasar     :  Masyarakat umum, dan masyarakat luas.
Kapasitas usaha /hari : 24 jam/hari
Pemasaran        :
­   2  Bulan pertama    : Memperkenalkan usaha hotspot kepada Masyarakat Kota Praya
­   2 Bulan kedua        : Berpartisipasi dalam pameran-pameran yang berhubungan dengan internet
­   2 Bulan  ketiga        : Melakukan promosi-promosi yang sudah dibuat
Strategi pemasaran       :
  • Strategi Harga
Strategi harga dilakukan berdasarkan harga pasar, harga yang ditetapkan adalah dibawah harga pasar dengan tetap menjaga kualitas usaha (kelancaran dan kecepatan mengakses internet), dengan kata lain harga diusahakan lebih rendah bila dibandingkan dengan pesaing.
  • Strategi Promosi
1. Publikasi produk untuk promosi dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pemilik operator telepon seluler yang memiliki akses internet dimana perusahaan ini merupakan semacam inkubator bisnis bagi karya mahasiswa yang layak untuk dikomersialisasikan, menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang berkecimpung dalam dunia internet dan komputer, mengikuti sejumlah pameran yang berhubungan dengan  internet dan komputer,dan ikut serta mengadakan beberapa pelatihan yang berhubungan dengan internet.
  1. Promosi penjualan yang bisa dilakukan adalah  penyebaran brosur usaha, promosi dari mulut ke mulut, penekanan pada pendekatan perorangan, dan mengikuti pameran-pameran.
  2. Setiap pelanggan yang menikmati fasilitas hotspot akan mendapatkan satu botol soft drink. Ini adalah salah satu bentuk promosi yang dapat menyedot banyak pengunjung.

Analisis SWOT:

1. Strength        : a. Sedikit pesaing.
b. Modal untuk memulai usaha kecil.
c. Potensi usaha sangat besar di Praya.
d. Respon masyarakat Praya yang positif terhadap teknologi internet.
2. Weekness    : a. Usaha terbilang baru.
b. Belum dikenal.
c.  Jumlah tenaga pembantu terbatas.
3. Opportunity: a. Dapat dengan mudah memasuki target pasar, karena sedikit pesaing.
b. Keunggulan usaha ini yang lebih murah daripada menyewa di warnet
c. Tarif yang lebih murah
4. Threath        : a.  Timbul usaha yang sejenis
b. Jaringan usaha yang belum luas
c. Kesediaan bahan baku yang terbatas karena harus membeli di daerah luar

Rabu, 30 Maret 2011

kewarganegaraan

BAB I
PENDAHULUAN
Makalah Kewarganegaraan
1.1. Latar Belakang Masalah
Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Meski demikian, bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai.


1.2. Rumusan Masalah
Dalam paper ini akan dibahas beberapa masalah, diantaranya :
1 Konsep ketahanan nasional berlapis-lapis.
2 Konsepsi dasar ketahanan nasional .
3 Tujuan ketahanan nasional .
4 Ketahanan astagatra .
5 Bentuk hakikat ketahanan nasional .
6 Sifat-sifat ketahanan nasional .

1.3.
Metode Penulisan
Dalam pembuatan makalah ini penyusun mengumpulkan data mengenai pembahasan lebah dan manfaatnya melalui teknik studi literatur dan media maya untuk mencari data yang relevan dalam pembuatan makalah ini.


BAB II
PEMBAHASAN MASALAH

A. Pengertian Konsepsi Ketahanan Nasional
Kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang berintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan ancaman hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan yang selaras, serasi dan seimbang dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD ’45 dan
Wawasan Nusantara. Dengan kata lain, konsepsi ketahanan nasional Indonesia merupakan sarana untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan.
Kesejahteraan = Kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata rohani dan jasmani.
Keamanan = Kemampuan bangsa Indonesia melindungi nilai-nilai nasionalnya terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam.

B. Konsep Dasar Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional (Tannas) adalah konsep bangsa Indonesia, Keselamatan Nasional (National Security) atau kelangsungan hindup bangsa (national survival). National security yang sering kita tejemahkan dengan keamanan nasional, lebih fokus pada kekuatan militer daripada kekuatan lain yang ada dalam kehidupan suatu bangsa. Tannas yang juga disebut sebagai comprehensive security, berpendapat bahwa kelangsungan hidup suatu bangsa atau masyarakat tergantung pada keserasian aspek kehidupan seperti Ideologi-Politik-Ekonomi-Sosial Budaya-Militer, dimana tiap aspek saling mempengaruhi. Stabilitas dari networking aspek-aspek tersebut akan menciptakan Tannas yang kuat. Tannas lahir di Seskoad (Sekolah Staf & Komanda Angkatan Darat) pada tahun 1969-1970, yang pada saat itu berusaha mengembangkan doktrin sendiri tentang national security, berdasarkan pengalaman sendiri dan bangsa lain. Hasilnya menyatakan bahwa kelangsungan hidup suatu masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer saja, tetapi juga tergantung pada kemampuan aspek kehidupan yang lain. Keadaan ekonomi dan konflik antar kelompok karena alasan politik, agama dan sumberdaya dapat menghancurkan kemampuan negara untuk bertahan. Pada tahun 1966 kita menghentikan konfrontasi dengan Malaysia dan Singapore, dan Indonesia tidak ingin dianggap negara yang agresif. Strategi yang mendukung tercapainya Tannas dalam menghadapi ancaman, terutama ancaman militer atau kekerasan adalah strategi tidak langsung, konsep Andre Beaufre – jendral Prancis. Untuk pertahanan dikembangkan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta dan untuk kemanan dalam negeri dikembangkan Operasi Keamanan Dalam Negeri, strategi dari keduanya didasarkan pada strategi tidak langsung. Strategi tidak langsung barangkali dapat digambarkan yang dalam bahasa Jawa disebut: “nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake“, yang artinya kira-kira: berlaga tanpa pasukan, menang tanpa mengalahkan. Dalam permainan game/strategi ini disebut “non zero sum game“, dalam suatu penyelesaian sengketa kedua belah pihak mendapat manfaat. Awalnya konsep Tannas ini diberi nama Pembinaan Nusantara, yang terdiri dari pembinaan Wilayah (untuk menciptakan kesejahteraan) dan pembinaan Teritorial (untuk menciptakan keamanan). Keduanya saling berkaitan, tidak mutually eksklusif, kita tidak bisa meng-antagoniskan kedua pembinaan, karena dalam setiap pembinaan kedua unsur tersebut harus diperhatikan, hanya yang mana lebih diutamakan hanya masalah prioritas sesuai dengan kondisi pada saat itu. Teori lain yang dipakai adalah teori kelangsungan hidup suatu social system yang dikembangkan oleh Talcot Parson. Parson berpendapat jika suatu sistem sosial ingin mempertahankan hidupnya dia harus mampu mengembangkan kemampuan: 1. pattern maintainence; 2. adaptation; 3.goal attainment; 4. integration; 5. goal setting. Tidak social system mampu mengembangkan semua fungsi. Sebelum konsep ini berkembang sampai mempunyai kerangka yang jelas, pada tahun 1972 presiden Suharto meminta agar konsep ini dikelola oleh Lemhannas (Lembaga Pertahanan Nasional yang kemudian menjadi Lembaga Ketahanan Nasional. Perkembangan konsep ini kemudian tidak sesuai dengan apa yang semula digagas di Seskoad.
Wawasan Nusantara adalah suatu konsep bagaimana bangsa ini melihat dirinya sendiri yang merupakan negara kepulauan. Jika didasarkan hukum yang berlaku pada saat itu, maka Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dikelilingi perairan teritorial sepanjang 12 mil, maka selebihnya menjadi wilayah internasional, situasi demikian membahayakan keamanan nasional dan internasional, karena rawan konflik. Maka Indonesia mengusulkan agar wilayah laut pedalaman, yang pengukurannya didasarkan berdasarkan pada prinsip-prinsip tertentu dapat menjadi wilayah nasional. Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional adalah, bahwa Wawasan Nusantara memperkuat dan mempermudah pengelolaan Ketahanan Nasional. Tetapi masalahnya justru adanya Wawasan Nusantara orang berpendapat bahwa sebagai negara maritim kita harus mempunyai kekuatan maritim (baca: Angkatan Laut) yang kuat. Teknologi sekarang sudah memungkinkan terciptanya networking antar unsur untuk mencapai tujuan strategi. Diharapkan generasi muda berusaha mendalami dan menggali pengalaman masa lalu, supaya kita dapat menciptakan konsep yang cucuk dengan suasana dan lingkungan kita sendiri. Manfaat suatu konsep adalah jika dapat dipraktekan, hobi kita suatu konsep untuk terus menjadi wacana, yang hanya menghasilkan orang pintar bicara. Apabila kita menggali ilmu di luar negeri, kita ambil intisari ilmu untuk mengkaji keadaan kita berdasarkan ilmu tersebut. Bukan kita tiru aplikasi ilmu itu dalam kondisi lain, lalu hasilnya ingin diterapkan di Indonesia. Ini akan merugikan bangsa kita, kerugian tidak segera nampak, karena proses berjalan lama. Ibarat kita beli sepatu, tidak cocok di kaki kita, jangan kakinya yang dirubah tetapi sepatunya. Para pemuda harus menggeluti ilmu dari muda, mau mempelajari sejarah secara teliti, karena sejarah adalah masa lalu kita. Masa depan dibangun dari pengambilan hikmah masa lalu. Tetapi juga harus disadari bahwa penulisan sejarah kita, kebanyakan adalah untuk kepentingan penulis atau subyek yang ditulisnya, sehingga sebetulnya tidak bermanfaat untuk kepentingan kita. Pelajari sejarah dan pengalaman secara sangat kritis, jangan takut untuk dicap tidak patriotis, karena pengalaman menunjukkan bahwa orang yang menyebut orang lain tidak patriotis, dia sendiri selalu berlindung dalam kemunafikan.











C. Tujuan Ketahanan Nasional
Tujuan ketahanan nasional pada dasarnya untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (AHTG)
Jadi semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin dapat menjamin kelangsungan hidup atau survival hidup suatu bangsa dan Negara. Oleh karena itu, sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun ketahanan nasional nasional secara bottom up approach melalui pembinaan tingkat ketahanan dari mulai ketahanan nasional, ketahanan daerah, ketahanan lingkungan, ketahanan keluarga dan ketahanan pribadi.
Dengan pembangunan ketahanan nasional melalui pendekatan dari bawah maka diharapkan dapat tercapai kondisi keamanan nasional yang menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dan sekaligus pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.
Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) :
1. Ancaman di dalam negeri
Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
2. Ancama dari luar negeri
Contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat, udara dan laut oleh musuh dari luar negri.